Kab. Ketapang 14/09/2026
Image
  • 10 Agustus 2026 | 86

Pemkab Ketapang Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Ikhtiar Hadapi Ancaman Karhutla

Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar doa bersama lintas agama sebagai upaya memperkuat ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat seiring kondisi cuaca kering di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) malam.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat dari berbagai elemen.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi karhutla yang dapat menimbulkan dampak luas bagi lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat.

Doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Kabupaten Ketapang senantiasa diberikan keselamatan, perlindungan, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan bencana. Selain itu, masyarakat juga memanjatkan doa agar hujan segera turun mengingat beberapa wilayah di Kabupaten Ketapang telah mengalami kondisi tanpa hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Bupati Alexander Wilyo juga mengimbau masyarakat di 20 kecamatan se-Kabupaten Ketapang untuk melaksanakan kegiatan serupa dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap kondisi daerah.

“Menjaga Ketapang merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah,” tegas Bupati.

Selain memperkuat ikhtiar spiritual, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan langkah-langkah pencegahan, seperti tidak melakukan pembakaran lahan, menghemat penggunaan air, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang kering dan rawan terbakar.

“Kepolisian akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum terkait pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Ketapang, Dr. KH. Abdullah Al-Faqir, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperbanyak doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT agar Kabupaten Ketapang segera mendapatkan hujan dan terhindar dari berbagai musibah serta bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat berjalan optimal sehingga kondisi keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Ketapang tetap terjaga.

TAG :