Kab. Ketapang 16/08/2026
Image
  • 14 Juli 2026 | 57

Bupati Ketapang Terima Audiensi HNSI Bahas Penyaluran BBM Subsidi Bagi Nelayan

KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo didampingi Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan ( Pitriyadi ) serta Asisten Sekretariat Daerah bidang Perekonomian dan Pembangunan ( Syamsul Islami ), menerima audiensi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ketapang guna membahas berbagai persoalan yang dihadapi nelayan, khususnya terkait penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar.

Dalam audiensi tersebut, HNSI Kabupaten Ketapang menyampaikan sejumlah aspirasi mengenai masih sulitnya nelayan memperoleh BBM subsidi. Selain pasokan yang dinilai belum mudah diakses, harga solar yang diterima nelayan di lapangan juga kerap melebihi harga yang telah ditetapkan pemerintah.

HNSI menjelaskan bahwa kuota BBM subsidi untuk nelayan di Kabupaten Ketapang pada dasarnya dinilai mencukupi. Namun, diduga masih terdapat praktik penyalahgunaan dalam proses penyalurannya sehingga banyak nelayan yang benar-benar berhak justru tidak memperoleh BBM subsidi. HNSI juga menyoroti adanya kapal-kapal yang diduga belum memenuhi kelengkapan dokumen, namun tetap memperoleh akses terhadap BBM subsidi.

Sebagai solusi, HNSI mengusulkan agar Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan melakukan evaluasi kembali terhadap rekomendasi yang telah diterbitkan kepada kapal-kapal nelayan. Proses tersebut diharapkan melibatkan HNSI Kabupaten Ketapang karena dinilai memiliki data dan pemahaman mengenai kapal-kapal yang benar-benar aktif beroperasi. Selain itu, HNSI juga mengusulkan agar setiap rekomendasi penyaluran BBM subsidi terlebih dahulu mendapatkan validasi atau pengesahan dari HNSI sebagai bentuk pengawasan agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

Selain persoalan BBM, HNSI juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap penyediaan es balok bagi nelayan. Saat ini harga es balok di Kabupaten Ketapang mencapai sekitar Rp.40.000 per balok, jauh di atas kisaran harga nasional yang berada pada rentang Rp.22.000 hingga Rp.30.000. HNSI berharap adanya pembangunan pabrik es balok dengan dukungan pemerintah sehingga kebutuhan nelayan dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada HNSI Kabupaten Ketapang atas saran, masukan, serta aspirasi yang telah disampaikan. Menurut Bupati, seluruh masukan tersebut menjadi bahan penting bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan, sehingga penyaluran BBM subsidi maupun program pendukung sektor perikanan dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan di Kabupaten Ketapang.

TAG :