Kab. Ketapang 16/08/2026
Image
  • 03 Maret 2026 | 253

Sekolah Rakyat Akan Dibangun Di Kecamatan Nanga Tayap

SEKOLAH RAKYAT diluncurkan Pemkab Ketapang pada 30 September 2025 di Kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Ketapang. Sekolah berasrama (boarding school) yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ini untuk di Ketapang rencananya akan dibangun di Kecamatan Nanga Tayap. Rencana ini kembali dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekda Ketapang, Repalianto, S.Sos, M.Si belum lama.
Dikutip dari berbagai media, dalam rapat ini Sekda Ketapang mengatakan agar Pemkab mempersiapkan secara teknis maupun administrasi. Dalam rapat yang dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum, Dinas Sosial, BPKAD, Dinas PUTR, Distanakbun, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Bagian Umum, Bagian Hukum, BMKG Kabupaten Ketapang, BPN Kabupaten Ketapang dan Camat Nanga Tayap, kembali ditegaskan Sekda jangan sampai terjadi cacat prosedur dan administrasi.
Rapat membahas lokasi sesuai kriteria. Rencananya  pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Pemerintah daerah bertanggugjawab penyediaan fasilitas pendukung seperti akses jalan. Rencananya Sekolah Rakyat akan berdiri diatas lahan seluas 5-10 hektare. Konsepnya berupa sekolah berasrama yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.
Ketika pemerintah serius menyampaikan program Sekolah Rakyat, tidak sedikit publik bertanya apa yang dimaksud sekolah rakyat. Dari berbagai sumber yang dihimpun Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang , bahwa istilah ’’Sekolah Rakyat’’ kembali dihidupkan di era Presiden Prabowo Subianto sebagai program unggulan untuk memutus rantai kemiskinan ekstreem. Program sekolah rakyat  merupakan model terintegrasi. Sekolah Rakyat ini adalah sekolah berasrama (boarding school) gratis yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Sekolah ini berbeda dengan sekolah negeri reguler. Sekolah Rakyat  dirancang memberikan intervensi total. Tidak hanya pendidikan, tapi juga tempat tinggal, asupan gizi, dan perlindungan sosial bagi keluarganya.
Siswa mendapatkan asrama, seragam, buku, alat tulis, hingga makan bergizi gratis setiap hari. Selain itu, dalam kurikulum nasional, sekolah rakyat menekankan pada pembentukan karakter, keterampilan vokasi, dan nilai-nilai kebangsaan.Ada pun yang menjadi target sasaran sekolah rakyat adalah anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang sebelumnya putus sekolah atau harus bekerja.

TAG :