Ketapang – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas Sumber Daya Manusia di bidang keamanan siber, serta memperkuat peran Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) KetapangKab-CSIRT, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ketapang akan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Pengenalan Tools Vulnerability Assessment dan Penanganan Insiden Siber”.
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Selasa–Rabu, 11–12 November 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Project Base Learning 1 – Lantai 3 Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Ketapang.
Bimtek ini dilaksanakan secara daring dan luring (hybrid), dengan tujuan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada para peserta dalam melakukan vulnerability assessment serta penanganan insiden siber di lingkungan pemerintah daerah.
Peserta kegiatan terdiri dari anggota Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) KetapangKab-CSIRT dan perwakilan instansi terkait yang bergerak di bidang teknologi informasi.
Setiap peserta diwajibkan membawa perangkat laptop dengan spesifikasi minimal prosesor Intel Core i5, RAM 4GB (direkomendasikan 8GB ke atas), serta ruang penyimpanan minimal 50GB, guna mendukung kegiatan praktik selama pelatihan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Ketapang berharap kemampuan teknis anggota TTIS dan pengelola sistem informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat semakin meningkat, sehingga mampu merespons dengan cepat dan tepat berbagai potensi ancaman keamanan siber.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Diskominfo Ketapang untuk terus mendorong peningkatan literasi dan keamanan digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.
TAG :