Perempuan Melayu Harus Lestarikan Adat dan Budaya

Wakil Bupati (Wabup) Ketapang H. Farhan, S.E., M.Si., membuka Seminar Budaya Melayu yang diadakan oleh Majelis Perempuan Melayu (MPM) Kabupaten Ketapang pada Sabtu (12/8/2023) di Hotel Borneo Ketapang. Seminar dihadiri oleh seluruh pengurus MPM tingkat Kecamatan di Kabupaten Ketapang.

Pada momentum seminar ini Wabup mengajak kepada seluruh perempuan Melayu untuk saling berbagi ilmu tentang kebudayaan Melayu dalam mendukung pelestarian budaya dan adat istiadatnya.

“Melalui seminar ini kita bisa mendapatkan informasi yang berkaitan dengan budaya Melayu, dengan ini kita dapat mempertahankan identitas daerah atau jati diri orang Melayu di tengah-tengah arus modern,” ujar Wabup.

Dengan mengangkat tema “Membangun Semangat Budaya Melayu Melalui Peningkatan Kapasitas dan Eksistensi Perempuan Melayu Ketapang”, seminar ini diharapkan dapat meningkatkan dan memperdalam ilmu seni budaya Melayu juga sebagai promosi daerah.

“Saya berharap dengan diadakan seminar ini kita dapat memecahkan persoalan secara bersama, mungkin nantinya dapat melahirkan pemikiran-pemikiran baru tentang pelestarian, penguatan dan penerjemahan serta pengembangan nilai-nilai adat dan budaya Melayu,” tutup Wabup.

Sementara itu Penasehat MPM Kabupaten Ketapang Mia Gayatri, SE, berharap perempuan di Kabupaten Ketapang tidak malu untuk mengeluarkan bakat-bakatnya dan terus menggali potensi yang ada pada dalam diri, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) perempuan dapat berkontribusi untuk pemerintah daerah.

“SDM ibu-ibu yang ada di Kabupaten Ketapang terkadang mereka malu untuk mengeluarkan bakat-bakat yang ada di dalam diri mereka, saya berharap ibu-ibu untuk lebih menggali potensi diri mereka dan memiliki kualitas siap untuk membangun, bekerjasama dengan pemerintah daerah,” harapnya.

Kegiatan seminar ini berlangsung selama 2 hari dan diisi oleh 3 narasumber, Wakil Bupati Ketapang H. Farhan, S.E., M.Si., yang membahas tentang “Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Perempuan Melayu Dalam Mendukung Pembangunan Daerah Kabupaten Ketapang, Agus Kurniawan, S.Sos.I dengan materi “Adat Berpakaian Melayu Tanah Kayong”, dan Yulia Ningsih, SKM, M.Sos membawa materi “Eksistensi MPM Dalam Melestarikan Budaya Melayu Ketapang”.