BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG HADIR HUT KE-72 IBI TAHUN 2023

Bupati Ketapang Martin Rantan, SH.,M.Sos bersama Wakil Bupati H. Farhan, SE.,M.Si menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-72 Tahun 2023, pada Minggu (30/07/2023) bertempat di Halaman Kantor Bupati Ketapang.

Dengan mengangkat tema “Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan berbasis Bukti”, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kecamatan pengurus ranting IBI Kabupaten Ketapang.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, dalam era transformasi kesehatan yang berkembang, bidan dihadapi dengan permasalahan yang semakin kompleks. Bidan harus memiliki kualitas pelayanan kebidanan yang baik, khususnya di Kabupaten Ketapang.

“Saya percaya dengan semangat yang kuat dan kompetensi yang tinggi, serta berlandaskan pada pengetahuan yang akurat bidan akan mampu menghadapi perubahan ini, sehingga kualitas pelayanan kebidanan di Kabupaten Ketapang dapat lebih baik,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, pelayanan kebidanan ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Ketapang 2021-2026 yaitu pada misi ke 3, pembangunan sumber daya manusia yang memiliki daya saing.

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pelayanan kebidanan terjadi sangat cepat dan dinamis, untuk itu agar IBI senantiasa melakukan upaya memfasilitasi anggotanya untuk dapat mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi yang update serta meningkatkan pendidikan,” tegasnya.

Berdasarkan data kesehatan tahun 2022, di Kabupaten Ketapang tercatat angka kejadian stunting sebanyak 19.38 %, pada tahun 2022 jumlah kematian ibu melahirkan sebanyak 8 kasus dan jumlah kematian bayi 89 kasus. Bupati mendorong semua pihak untuk bersama-sama menurunkan angka stunting dan mencegah potensi terjadinya kematian ibu dan anak saat melahirkan.

“Pelayanan kesehatan ibu sebelum hamil sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan, demikian juga pelayanan kehamilan dan persiapan kelahiran, serta kesiapan menjadi orang tua merupakan bagian yang sangat penting untuk menjadi perhatian seorang bidan,” jelas Bupati.

Bupati mengingatkan kepada bidan untuk selalu menjalankan tugasnya dengan profesional yang didasari dengan keilmuan dan teknologi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta aman dan tidak membahayakan penerima pelayanan kebidanan.

“Bidan hadir di tengah kondisi multidimensional dimana dinamika masyarakat sangat kompleks, untuk itu bidan dituntut untuk dapat bekerja dan berbuat maksimal dalam kondisi apapun,” tutup Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Ketapang, Asisten Setda Ketapang, para Kepala OPD, Ketua PKK Ketapang, Ketua IBI Provinsi Kalbar, Ketua IBI Ketapang, organisasi masyarakat dan lainnya.