Percepatan Insfrastruktur Telekomunikasi di wilayah 3T

PERINGATAN Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (postel) ke 76 tahun 2021 (27 September 2021), menjadi momentum semangat dalam membangun lebih cepat lagi infrastruktur telekomunikasi dan mengakselerasi transformasi digital.
Dikutip dari www.kominfo.go.id,sebagaimana disampaikan Direktur Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo, bahwa Pemerintah terus membangun inovasi-inovasi yang berkaitan dengan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Dirjen DR Ir Ismail, MT memaparkan komitmen Kementerian Kominfo bersama penyelenggara operator telekomunikasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah 3T (tertinggal, terluar dan terdepan) di seluruh pelosok tanah air.


Dirjen Ismail juga menjelaskan bahwa lebih dari 12 ribu desa/kelurahan yang belum dibangun Base Transceiver Station (BTS) dari total 83 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Dari Desa/kelurahan yang belum terbangun BTS tersebut, beberapa diantaranya juga terdapat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Data akhir tahun 2020, diketahui bahwa dari 262 desa/kelurahan di Kabupaten Ketapang sekitar 55 persen belum terjangkau sinyal telekomunikasi.
Setelah proses survey tahun 2020, maka mulai bulan Juni tahun 2021, beberapa BTS di wilayah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Kabupaten Ketapang, akhirnya secara bertahap mulai dibangun BAKTI Kementerian Kominfo RI.


Selain menara Point Of Interest (POI) atau Menara Induk yang terletak di lahan Pemkab Ketapang persisnya di belakang Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ketapang, saat ini PT Fiber Home sebagai mitra Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo Republik Indonesia juga sudah mulai membangun beberapa menara di desa. Menara yang sudah mulai berdiri dengan melibatkan pemkab Ketapang dan pemerintah desa, khususnya penyediaan lahan dan perizinan, salah satunya adalah Desa Semayok Baru, Kecamatan Pemahan dan Desa Rangga Intan, Kecamatan Jelai Hulu. Sampai kemarin, sebanyak 20 Set Material Tower telah tiba di Kabupaten Ketapang, material ini untuk alokasi untuk 20 Site. Selain itu, Perangkat BTS,RF,Power Tenaga Surya tiba di Site Desa Rangga Intan dan Desa Semayok Baru.
Menara BTS ini dibangun BAKTI Kementerian Kominfo RI,melalui program Kontribusi Pelayanan Universal/ Universal Service Obligation (KPU/USO) perusahaan telekomunikasi. Menjadi harapan kita bersama, secara bertahap desa desa di Kabupaten Ketapang dapat terjangkau sinyal telekomunikasi.