Plt Sekretaris Dinas Kominfo Tinjau Lokasi Pembangunan Menara Induk BAKTI

TELEKOMUNIKASI masih menjadi kendala yang serius di sebagian desa wilayah Kabupaten Ketapang, Propinsi Kalimantan Barat. Tlekomunikasi ini kian dirasakan ketika masa pandemic Covid-19. Para siswa membutuhkan sinyal untuk aktivitas belajar dan mengajar secara daring. Demikian juga dengan kepentingan telekomunikasi antar wilayah dan lain sebagainya.

Demikian juga dengan pelayanan pemerintahan yang saat ini sudah sebagian menggunakan aplikasi tekenomologi informatika. Hampir di semua bidang, keberadaan teknologi sangat berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kemudahan melalui telekomunikasi ini, di wilayah Kabupaten Ketapang sampai pertemngahan tahun 2021 masih belum merata. Terdata dari 262 desa/keluarahan di 20 kecamatan, sekitar 50 persen masih belum menikmati telekomunikasi.

Untuk ibukota kecamatan, dari 20 kecamatan yang ada, satu ibukota kecamatan masih menggunakan jaringan 2G. Kondisi telekomunikasi yang ada sesuai batas kewenangan, pemerintah Kabupaten Ketapang sejak tahun 2017 sudah mengusulkan seluruh kondisi desa yang belum terjangkau sinyal yang ketika itu masih sekitar 180 desa. Seiring dengan perkembangan yang ada, sampai 2021, sebagai wilayah yang belum terjangkau sinyal sudah mulai dibangun perusahaan telekomunikasi, termasuk bantuan sekitar 21 menara bantuan dari Badan Aksesibilotas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Kominfo RI.

Pendataan dan pengusulan desa yang blankpot terus dismapaikan Pemeirntah Kabupaten Ketapang melalui Dians Kominfo ke Pemerintah Pusat. Sesuai dengan data yang ada, mulai tahun 2021 sampai 2024, akan dilakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjangkau sebagian wilayah desa yang masih blankspot. Akses telekomunikasi ini nantinya dipancar dari gelombang melalui menara induk BAKTI yang akan dibangun di Kota Ketapang. Melalui menara induk POI BAKTI yang berada di Kota Ketapang Ketapang akan menghubungkan sejumlah menara yang akan dibangun di beberapa desa blanskpot. Kelancaran pembangunan tersebut sangat tergantung dari peran seluruh pihak termasuk, masyarakat dan pemerintah desa. Saat ini, proses pembangunan menara induk BAKTI kerjasama dengan Pemkab Ketapang sudah mulai tahap awal pengerjaan. Termasuk lokasi pembangunan di lahan Pemkab Ketapang yang ditinjau Plt Sekretaris Dinas Kominfo Ketapang dan Kepala Seksi PPP Telematika Bidang Informatika, Selasa (27 Juli 2021). “Harapan kita, keberadaan infrastruktur yang dibangun BAKTI Kominfo RI ini secara bertahap dapat mengatasi persoalan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Ketapang, Telekomunikasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat ini sangat diharapkan masyarakat Kabupaten Ketapang,” tegas Kabid Informatika yang juga Plt Sekretaris Diskominfo, Muhammad Zuhri, S.Kom, MH***