Kominfo Inventarisir Kondisi Akses Komunikasi Kecamatan

AKSES telekomunikasi, khususnya internet menjadi alternatif bagi siswa mencari modul untuk dipelajari secara mandiri. Metode pembelajaran mandiri, bukan kendala berarti bagi wilayah perkotaan. Namun, bagi siswa dipedalaman yang antar dusun dan desa tidak terjangkau akses telekomunikasi menjadi kendala sangat berarti.Kenyataan ini juga dirasakan para siswa yang berada di desa Runjai Jaya, Kecamatan Marau. Pada desa ini, terdapat fasilitas umum seperti sekolah, pusat pelayanan kesehatan, kantor pemerintahan dan lain-lain. Desa ini juga berdampingan dengan desa Bantan Sari dan Desa Riam Batu Gading. Akses telekomunikasi yang terbatas, juga dirasakan masyarakat setempat.Menurut pengakuan Sion, Kepala Desa Runjai Jaya, bahwa akses telekomunikasi kadang ditemukan jika mereka naik ke bukit. Signal telekomunikasi itu merupakan akses dari kawasan perkebunan. Dimasa pandemi Covid 19, karena tugas sekolah, kerap kali siswa harus pergi naik bukit membuat tenda untuk cari signal telekomunikasi. “Kalau dijalan holing milik perusahaan signal telekomunikasi ada, tapi kalau di desa tidak ada, padahal musim Covid sekarang ini, signal internet sangat dibutuhkan siswa, dan masyarakat,” kata Sion, Kades Runjai Jaya dibenarkan aparat desa lainnya.Menurut Kepala Desa Runjai Jaya, bahwa Kecamatan Marau yang terdiri dari 10 desa hanya ada dua buah tower milik dua provider yang berada di ibukota kecamatan. Sedangkan adanya bantuan tower pada tahun 2017 dari BAKTI, di Desa Randai pihaknya baru mengetahuinya. Harapannya, seluruh kecamatan dapat diakses saluran telekomunikasi. “Kami sebenarnya selama ini sudah berusaha, baik menyampaikan ke perusahaan, menyampaikan dalam musrenbang, bahkan menitipkan proposal ke teman-teman supaya dibangunkan sarana komunikasi ini, kami sangat berharap usulan kami bisa ditindak lanjuti, ini memang harapan prioritas dari masyarakat,” ujarnya.

Luas Kabupaten Ketapang 31.588 km persegi atau seperempat Propinsi Kalimantan Barat,maka tidak seluruh desa masih terjangkau akses telekomunikasi. Demikian juga di wilayah Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang. Kecamatan ini terdiri dari Desa Karya Baru, Runjai Jaya, Suka Karya, Belaban, Randai, Riam Batu Gading, Batu Payung Dua, Bantan Sari, Pelanjau Jaya, dan Rangkung. Total luas kecamatan Marau sekitar 1.221,49 kilometer persegi. Akses telekomunikasi dapat tergambarkan, diantaranya mulai ibukota Kota Kabupaten Ketapang bisa diakses beberapa provider. Namun memasuki kecamatan Benua Kayong, Matan Hilir Selatan, maka jumlah provider mulai berkurang. Demikian juga memasuki ruas jalan utama kecamatan Sungai Melayu Rayak, Tumbang Titi dan sebagian wilayah Kecamatan Jelai Hulu. Melewati Desa Tanjung Kecamatan Jelai ke arah Kecamatan Marau, akses telekomunikasi untuk satu provider hanya ditemukan di jalan pertambangan (jalan holing). Selanjutnya memasuki pedesaan di kecamatan Marau akses telekomunikasi dari kawasan perusahaan pertambangan atau perkebunan sudah sulit didapatkan. Jika ditemukan tampilan sinyal pada layar telepon, namun saat mencoba komunikasi sama sekali tidak bisa diakses. Kondisi seperti ini, masih banyak ditemukan di wilayah kecamatan di Kabupaten Ketapang. Sebagian besar wilayah pedesaan di kecamatan pedalaman masih belum tersedia akses telekomunikasi.

Monitoring dan pengawasan kondisi wilayah yang blankspot di Kecamatan, juga dilakukan Dinas Kominfo Ketapang untuk wilayah kecamatan Jelai Hulu, Tumbang Titi dan Nanga Tayap. Tak hanya kondisi wilayah yang blanspot, monitoring dan pengawasan rutin dilakukan untuk melihat kondisi sarana telekomunikasi yang ada. @