RAPAT INTEGRASI APLIKASI LAYANAN PUBLIK E-HEALTH

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang kembali mengadakan Rapat terkait Integrasi Aplikasi Layanan Publik ENGGANG (Electronic Government and Public Application of Ketapang) yang kali ini membahas tentang Layanan Kesehatan (e-Health) pada Selasa (23 April 2019). Turut hadir pada kesempatan rapat tersebut adalah BPJS Ketapang, Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Perwakilan RSUD dr. Agoes Djam Ketapang, Perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Puskesmas Tuan-Tuan, Kepala Puskesmas Mulia Baru, Kepala Puskesmas Sukabangan dan Kepala Puskesmas Kedondong. Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ketapang Drs.H.MARWANNOR, MM dan juga dihadiri Pejabat Struktural di Diskominfo Kabupaten Ketapang. Rapat tersebut membahas tentang layanan publik bidang kesehatan yang terintegrasi dengan aplikasi ENGGANG (Electronic Government and Public Application of Ketapang). Layanan Kesehatan tersebut di beri nama “E-Health” yang terdiri dari 4 menu layanan yaitu Layanan Antrian Rawat Jalan Puskesmas, Antrian Rawat Jalan Rumah Sakit, Layanan Cek Ruangan RS dan Layanan Cek Status BPJS.

Dengan adanya Layanan antrian secara online ini (Puskesmas dan RS), maka diharapkan proses antrian yang selama ini menjadi momok pada pelayanan kesehatan akan sangat membantu masyarakat dan pihak penyedia layanan (Puskesmas dan RS), adanya aplikasi yang terintegrasi dengan ENGGANG, maka masyarakat akan sangat dimudahkan, karena dengan cukup menginstal 1 aplikasi, maka akan mendapatkan banyak layanan yang akan sangat memudahkan dan membantu masyarakat ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. H. Marwannor, MM.

Proses integrasi ini memerlukan komitmen dalam pelaksanaannya, baik itu penyedia layanan, pengelola aplikasi (Diskominfo) dan pengguna aplikasi (masyakarat). Hanya dengan menggunakan NIK dan atau KTP Elektronik, bukan hanya masyarakat akan terbantu, namun juga akan sangat mengurangi proses kerja pada penyedia layanan. Petugas pelayanan Puskesmas akan sangat terbantu dengan hadirnya aplikasi ini, kedepan juga diharapkan agar Diskominfo juga dapat menyediakan aplikasi internal
terkait operasional puskesmas sehingga proses pelayanan dan kerja di puskesmas akan menjadi lebih baik” sambung Kepala Puskesmas Mulia Baru Ismail, S.KM.,M.Kes. “Antrian di Rumah Sakit dr. AgoesDjam merupakan PR (Pekerjaan Rumah) besar, namun dengan adanya aplikasi ini, diharapkan akan memberikan solusi yang nyata” sambung dr. Feria Kowira sebagai perwakilan dari RSUD dr. Agoes Djam. Rapat ini akan ditindaklanjuti dengan adanya pertemuan on site di setiap penyedia layanan “Dalam waktu dekat kami (Diskominfo) akan melakukan kunjungan ke Puskesmas dan RSUD terkait tindak lanjut hasil rapat ini, kami akan memetakan ketersediaan infrastruktur dan SDM di masing-masing Puskesmas dan RSUD, hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Informatika Diskominfo Kab. Ketapang, M. Zuhri, S. Kom. MH
Pada kesempatan ini Diskominfo memberikan apresiasi kepada BPJS Ketapang atas partisipasinya dalam proses integrasi aplikasi ini, aplikasi Cek Ruangan RS dan Cek Status BPJS sudah berjalan dengan baik atas kerja sama dengan pihak BPJS. “Diskominfo akan terus mendukung perkembangan Teknologi Informasi di Kabupaten Ketapang, agar Kabupaten Ketapang siap dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0” tutup Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang Soviar SH., MH.

“Diskominfo Kab.Ketapang””
“Bidang Informatika”
“Tim Enggang”